Usai Bebaskan 85.000 Tahanan, Iran Juga Beri Ampunan 10.000 Tahanan Lainnya

Iran mengatakan memiliki 189.500 orang di penjara, menurut sebuah laporan
Usai Bebaskan 85.000 Tahanan, Iran Juga  Beri Ampunan 10.000 Tahanan Lainnya
Ayatollah Ali Khamenei (Forbes)

Teheran, Nusantaratv.com- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akan mengampuni 10.000 tahanan termasuk tahanan politik untuk menandai tahun baru Iran pada hari Jumat, menurut televisi pemerintah.

"Mereka yang akan diampuni tidak akan kembali ke penjara hampir setengah dari tahanan yang terkait dengan keamanan itu akan diampuni juga," kata juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili kepada televisi pemerintah, Rabu.

Pada hari Selasa, Esmaili mengatakan Iran untuk sementara membebaskan sekitar 85.000 orang dari penjara, termasuk tahanan politik, sebagai tanggapan terhadap epidemi virus corona.

"Sejumlah besar tahanan yang telah dibebaskan sementara tidak perlu kembali ke penjara setelah pengampunan pemimpin," kata Esmaili.

Baca Juga : Iran Bebaskan 85.000 Tahanan saat Teror Coronavirus Melanda

"Poin yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah bahwa pengampunan itu juga mencakup tahanan terkait keamanan dengan hukuman penjara kurang dari lima tahun," kata Esmaili.

Iran mengatakan memiliki 189.500 orang di penjara, menurut sebuah laporan yang diserahkan ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Januari lalu.

Mereka diyakini termasuk ratusan yang ditangkap selama atau setelah protes anti-pemerintah pada bulan November.

Wabah coronavirus telah mendorong panggilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Amerika Serikat untuk tahanan politik, termasuk puluhan warga negara ganda dan warga asing, untuk dibebaskan dari penjara Iran yang penuh sesak.

Washington telah memperingatkan Iran bahwa mereka akan meminta pemerintah Teheran bertanggung jawab langsung atas kematian setiap orang Amerika yang dipenjara.

Pengawal Revolusi elit Iran telah menangkap puluhan warga negara ganda dan warga asing selama beberapa tahun terakhir, termasuk warga AS, Inggris, Kanada, Australia, Austria, Prancis, Swedia, Belanda, dan Lebanon.

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0