Situasi Memanas, Iran : Kami Tak Inginkan Perang

Zarif membela serangan rudal itu dengan mengatakan Iran 'mengambil & menyimpulkan tindakan proporsional'
Situasi Memanas, Iran : Kami Tak Inginkan Perang
Bendera Iran (Tehran Times)

Middle East, Nusantaratv.com- Menteri luar negeri Iran, Javad Zarif bersikeras mereka tidak menginginkan perang meski telah menembakkan lebih dari selusin rudal balistik di dua pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan militer Amerika Serikat

 Zarif membela serangan rudal itu dengan mengatakan Iran 'mengambil & menyimpulkan tindakan proporsional' dan hanya bertindak dalam 'pertahanan diri' ketika mereka menyerang balik ke A.S.

Baca Juga : Iran Menolak Serahkan Black Box Pesawat Ukraina yang Jatuh

 Tetapi sementara Zarif menyarankan pembalasan mereka selesai, ia memperingatkan bahwa Iran tidak 'mencari eskalasi atau perang' tetapi bersumpah untuk terus mempertahankan diri jika AS memilih untuk membalas. 

Penembakan rudal pada Selasa malam merupakan eskalasi besar antara Iran dan AS dan menimbulkan kekhawatiran segera bahwa kedua musuh lama itu semakin dekat dengan perang.

 Tetapi tanggapan dari menteri luar negeri Iran adalah salah satu dari beberapa indikator bahwa mungkin tidak ada pembalasan lebih lanjut di kedua sisi - setidaknya dalam jangka pendek. 

Pernyataan itu datang setelah Presiden Donald Trump dengan tenang mengirim tweet pada Selasa malam bahwa 'semua baik-baik saja' tak lama setelah serangan rudal. 

"Sejauh ini, sangat bagus," tambahnya tentang korban dan kerusakan. 'Penilaian korban & kerusakan sedang terjadi sekarang. Sejauh ini baik! Kami memiliki militer yang paling kuat dan dilengkapi dengan baik di mana saja di dunia, "tulis Trump.

 Tampaknya menjadi langkah mundur dari ketegangan setelah serangan ketika Pentagon mengatakan rudal itu 'jelas diluncurkan dari Iran' untuk menargetkan pasukan militer dan koalisi AS dan Pengawal Revolusi Iran mengaku menembakkan roket sebagai pembalasan atas pembunuhan pekan lalu atas pembunuhanJenderal Iran Qassem Soleimani.

 Pembunuhan Soleimani dan serangan-serangan oleh Iran terjadi ketika ketegangan terus meningkat di Timur Tengah sejak keputusan Trump untuk secara sepihak menarik Amerika dari perjanjian nuklir Teheran dengan kekuatan dunia. 

Mereka juga menandai pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir bahwa AS dan Iran telah saling menyerang secara langsung daripada melalui proxy di wilayah tersebut.


Sumber : Daily Mail 
Terjemahan : (NTV/Cal) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0