Peneliti Asal Saudi Berhasil Pecahkan Kode Genetik Virus Corona

Ilmuwan di berbagai negara disibukkan untuk menemukan vaksin covid-19. Tak terkecuali Arab Saudi, para peneliti di sini juga sibuk menemukan vaksin.
Peneliti Asal Saudi Berhasil Pecahkan Kode Genetik Virus Corona
Para peneliti berlomba temukan vaksin virus corona./radartegal.com

Nusantaratv.com - Para ilmuwan di berbagai negara disibukkan untuk menemukan vaksin virus corona baru atau covid-19. Banyak uji coba dilakukan untuk menemukan vaksin penangkal virus corona. Tak terkecuali Arab Saudi, para peneliti di negara petro dollar ini seakan tidak mau ketinggalan dengan ilmuwan dari negara lain, mereka juga berusaha keras mendapatkan vaksin virus corona.

Arab Saudi bergabung dalam pertempuran global melawan virus corona (Covid-19) dengan metode ‘sekuensing’ genetik. Metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber varian genetik dari virus corona. 

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan selama ini, para ilmuwan telah belajar banyak tentang virus Covid-19 dan virus yang menyebabkan SARS-Co V-2. Para ilmuwan dari berbagai negara berusaha keras memerangi virus ini, mereka berusaha menjadi yang pertama menemukan vaksin virus corona dengan melakukan beberapa uji klinis. 

Dilansir dari Arab News, Senin (23/3), Pusat Penelitian Medis Internasional King Abdullah (KAIMRC) di Riyadh baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menyelesaikan urutan genetik Covid-19 dari sejumlah pasien. Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Saudi (CDC) juga telah berhasil melakukan hal yang sama.

Sebagai bagian dari perang global melawan virus, CDC Saudi telah mengumumkan bahwa teknologi ‘sekuensing’ generasi berikutnya telah membantu mengidentifikasi asal virus dan kaitan epidemiologis di antara kasus-kasus positif.

Baca Juga: Trump Akhirnya Berhenti Menyebut Coronavirus Sebagai Virus Cina

Dalam sebuah wawancara dengan TV Al-Ekhbariyah, Dr. Ahmed Albarrag, kepala petugas laboratorium kesehatan masyarakat di CDC Saudi, mengatakan bahwa melalui pengurutan genetik, lembaga ini dapat memonitor tingkat penyebaran dan melacak transmisi di dalam Kerajaan Arab Saudi--yang akan mengurangi tingkat infeksi--juga menindaklanjuti mutasi genetik virus.

Hosam Zowawi, seorang ahli mikrobiologi klinis di Universitas King Saud bin Abdulaziz untuk Ilmu Kesehatan, mengatakan kepada Arab News bahwa pentingnya peta pengurutan genetik Covid-19 terletak pada pemahaman bagaimana ia telah menginfeksi populasi Saudi dan relevansinya dengan virus yang ada beredar di seluruh dunia.

Jumlah pasien yang telah diuji sejauh ini belum diumumkan oleh Kementerian Kesehatan, tetapi beberapa lembaga penelitian kesehatan dan ilmiah di seluruh Kerajaan Arab Saudi telah melakukan prosedur yang sama, termasuk CDC Saudi dan KAIMRC.

Sumber: republika.co.id

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0