Koalisi Saudi Luncurkan Serangan Udara di Ibukota Yaman

Pemberontak Houthi sering menembakkan rudal ke Arab Saudi, yang sebagian besar tidak mencapai ibukota. 
Koalisi Saudi Luncurkan Serangan Udara di Ibukota Yaman
(VOA)

Nusantaratv.com- Koalisi pimpinan Saudi telah melancarkan serangan udara ke pemberontak Houthi di ibukota Yaman, menurut saksi yang mengatakan kepada Reuters. 

Serangan hari Senin (30/3/20), di Sana'a tidak biasa karena upaya de-eskalasi Arab Saudi di Yaman telah mengurangi pemboman di ibukota dalam beberapa bulan terakhir. 

Pada hari Minggu, pasukan Saudi mencegat rudal balistik yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi di Yaman, kantor berita negara melaporkan.   

Mengutip seorang juru bicara koalisi pimpinan Saudi yang memerangi milisi, SPA melaporkan bahwa Riyadh mencegat dua rudal balistik atas ibukota serta Jizan, sebuah kota di sepanjang perbatasan negara Timur Tengah dengan Yaman, Sabtu malam.  

Dua warga sipil sedikit terluka karena jatuhnya puing-puing rudal yang dicegat ketika meledak di udara di atas distrik perumahan di Riyadh, juru bicara pertahanan sipil Saudi Letnan Kolonel Mohammed al-Hammadi mengatakan. 

Rudal-rudal itu ditembakkan beberapa hari setelah semua pihak di Yaman menunjukkan dukungan untuk seruan PBB untuk gencatan senjata, yang memperingatkan bahwa semua pihak harus menghentikan pertempuran ketika dunia memerangi pandemi virus corona. 

PBB menyatakan khawatir atas penembakan rudal, yang memperbaharui seruan untuk semua pihak di Yaman untuk mendukung gencatan senjata yang sebagian besar didukung oleh "para pemimpin politik Yaman, kepala suku dan kelompok masyarakat sipil." 

“Saya sangat kecewa dan kecewa dengan tindakan ini pada saat tuntutan publik Yaman untuk perdamaian bulat dan lebih keras dari sebelumnya, ". Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths mengatakan dalam sebuah pernyataan. 

 Menurutnya, Yaman membutuhkan para pemimpinnya untuk memusatkan setiap menit dari waktu mereka untuk menghindari dan mengurangi konsekuensi yang berpotensi bencana dari wabah COVID-19.

Pemberontak Houthi sering menembakkan rudal ke Arab Saudi, yang sebagian besar tidak mencapai ibukota. 

Serangan rudal itu terjadi pada peringatan kelima intervensi Arab Saudi di Yaman, ketika Riyadh berusaha memulihkan pemerintah negara yang diakui secara internasional itu. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0