Ini Dia Sosok Pemimpin Baru ISIS yang Disebut 'Lebih Kejam' dari al-Baghdadi

Salbi, merupakan seorang ekstremis Irak yang dijuluki sebagai “Profesor”.
Ini Dia Sosok Pemimpin Baru ISIS yang Disebut 'Lebih Kejam' dari al-Baghdadi
Amir Mohammed Abdul Rahman al-Mawli al-Salbi (The Sun)

Middle East, Nusantaratv.com- Sosok pemimpin baru kelompok teror negara Islam atau IS (dulu ISIS) telah terungkap. Ialah  Amir Mohammed Abdul Rahman al-Mawli al-Salbi,

Salbi, merupakan seorang ekstremis Irak yang dijuluki sebagai “Profesor”.

Ia, merupakan seorang sarjana yang terkenal kejam, jago membentuk kelompok teror dan tokoh yang utama perbudakan budak seks etnis Yazidi.

Laporan The Guardian mengutip dua dinas intelijen mengatakan, Salbi mengambil kendali setelah pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS).

Tahun lalu, ia disebut bernama Abdullah Qardash, namun para pejabat Irak sekarang percaya bahwa orang tersebut adalah pria berbeda dan telah meninggal dua tahun lalu, kata laporan Guardian.

Dijuluki "Profesor" dan "Penghancur", Salbi dilaporkan menjalankan tugas harian ISIS setelah Baghdadi tewas bunuh diri menggunakan bom rompi akibat terdesak oleh serangan AS pada Oktober 2019 lalu di Suriah.

Salbi lahir dari keluarga Turkmenistan di kota Tal Afar, Irak. Salbi merupakan sarjana hukum syariah dari Universitas Mosul.

Ia juga merupakan mantan perwira di dalam pasukan diktator Irak, Saddam Hussein, dan dilaporkan sebagai pembuat kebijakan garis keras yang telah mengawasi operasi ISIS di seluruh dunia.

Sebagai ketua legislatif kelompok ISIS, ia tokoh utama yang menggagas agar homoseksual dilemparkan dari atap dan perempuan yang dituduh selingkuh dilempari batu, demikian dilaporkan. 

Saldi kenal dan dekat dengan Baghdadi, ketika mereka berdua dipenjara di Basra oleh pasukan AS karena keduanya terkait al-Qaeda pada 2003. 

Di penjara Irak itulah Baghdadi menjadi jihadis yang mengubah ratusan tahanan untuk mengikuti visinya yang kejam.

Salbi, yang usianya tidak diketahui, diyakini telah bekerja bersama Baghdadi sejak saat itu.

Dia juga merupakan orang kepercayaan Abu Alaa al-Afri, wakil Baghdadi sebelumnya, yang tewas dalam serangan senjata helikopter AS pada 2016. 

Sebelum berita pengangkatannya dikonfirmasi, Departemen Luar Negeri AS menghargai kepala Salbi sebesar USD5 juta (sekitar Rp68 miliar).

Peran Saldi sebagai pemimpin berusaha untuk mengkonsolidasikan rezim ISIS baru yang didominasi pemuda.

Pada tahun lalu terjadi peningkatan serangan oleh kelompok ISIS di Irak tengah dan utara.

Kini, lokasi pasti Salbi tidak diketahui meskipun saudara lelakinya, Adel Salbi, adalah seorang politisi Front Turkmenistan Irak. 

Salbi dilaporkan terus berhubungan dengan saudaranya sampai dia diangkat menjadi bos baru ISIS. 

Namun, para pejabat intelijen menduga Salbi bersembunyi di provinsi Idlib di barat laut Suriah, seperti Baghdadi.

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0