Duta Besar Filipina untuk Libanon Meninggal Akibat Coronavirus ‌ ‌

Kematian diplomat itu membuat korban tewas dari COVID-19 di Libanon menjadi 16. 
Duta Besar Filipina untuk Libanon Meninggal Akibat Coronavirus  ‌ ‌
(Line Today)

Beirut, Nusantaratv.com- Duta Besar Filipina untuk Libanon, Bernardita Catalla, seorang pembela hak-hak pekerja rumah tangga Filipina di Libanon, telah meninggal pada usia 62 tahun akibat komplikasi yang ditimbulkan oleh infeksi coronavirus.

Sebuah pernyataan dari Departemen Luar Negeri  Filipina mengumumkan kematian Catalla pada hari Kamis, mengatakan bahwa ia telah bekerja sebagai diplomat selama 27 tahun, melayani dalam berbagai kapasitas.

"Bernie, demikian Duta Besar Catalla dipanggil, selalu memberikan bantuan, kepada keluarga, teman, dan rekannya," kata pernyataan itu dikutip Al-Jazeera.

"Senyumnya yang selalu siap dan tawa menular mungkin telah padam tetapi dedikasinya kepada negara kita akan selalu ada sebagai cahaya penuntun bagi semua anggota dinas luar negeri Filipina."

Kematian diplomat itu membuat korban tewas dari COVID-19 di Libanon menjadi 16.  Ada 494 kasus yang dikonfirmasi di negara itu.

‌Pemerintah sejak 15 Maret telah menerapkan penguncian nasional atas COVID-19, menutup bandara internasional untuk lalu lintas penumpang dan menetapkan jam malam antara jam 7 malam dan 5 pagi.

Duta Besar Catalla dikenal di Libanon karena pendekatan langsungnya. Dalam beberapa bulan terakhir, ia mengawasi pemulangan massal secara gratis yang ditujukan pada lebih dari 1.000 pekerja rumah tangga yang pekerjaannya menjadi tidak dapat dipertahankan karena krisis ekonomi negara itu.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0