Coronavirus : PBB Kirim Bantuan Makanan ke Jalur Gaza

Sekitar 4.000 pengiriman dilakukan pada hari Selasa,
Coronavirus : PBB Kirim Bantuan Makanan ke Jalur Gaza
(AP)

Nusantaratv.com- Sebuah badan bantuan PBB mulai mengirimkan makanan ke rumah-rumah warga Palestina, yang merupakan bagian dari upaya untuk mencegah mewabahnya virus corona baru di Jalur Gaza yang padat penduduk.

Ketika virus itu terus menyebar di Timur Tengah, Iran, negara yang paling terpukul di kawasan itu, melaporkan 141 kematian baru, mendorong angka kematian mendekati 3.000 orang.

Selasa malam, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan dua kasus lagi telah dikonfirmasikan di antara para pelancong yang kembali dari Mesir, sehingga jumlahnya menjadi 12.

Di Gaza, Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk para pengungsi Palestina selama beberapa dekade menyediakan makanan pokok seperti tepung, beras, minyak, dan makanan kaleng untuk sekitar setengah dari 2 juta penduduk di wilayah itu. 

Di bawah sistem lama, mereka yang memenuhi syarat berbaris di pusat distribusi yang ramai empat kali setahun untuk mengambil paket bantuan mereka. Mulai hari Selasa, agensi mulai membuat pengiriman ke rumah.

"Kami menilai bahwa puluhan ribu orang akan mengalir ke pusat distribusi makanan dan ini sangat berbahaya," kata Adnan Abu Hasna, juru bicara badan itu di Gaza.

Sekitar 4.000 pengiriman dilakukan pada hari Selasa, dengan perkiraan 70.000 lainnya akan dilakukan selama tiga minggu ke depan, katanya. 

"Ini membuatnya mudah bagi kami," kata Manal Ziara, warga kamp pengungsi Shati di Kota Gaza barat kepada AP.

 "Mekanisme lama menyebabkan kerumunan dan sentuhan yang membantu penyebaran virus."

Dua belas orang dinyatakan positif terkena virus korona di Gaza, yang perbatasannya sebagian besar telah ditutup oleh Israel dan Mesir sejak kelompok militan Islam Hamas merebut wilayah itu pada 2007.

Di Israel, pejabat pertahanan mengatakan mereka telah mengubah pabrik produksi rudal menjadi jalur perakitan untuk mesin pernapasan yang sangat dibutuhkan. 

Arab Saudi, sementara itu, mengatakan akan membayar biaya pengobatan bagi siapa saja yang terinfeksi virus.

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0