Terapkan Lockdown Virus Corona, Wali Kota Meksiko Ditembak Mati Geng Kriminal

Wali Kota Telah Menerima Ancaman Dari Geng Penjahat yang Mengambil Kiriman Narkoba Dari Pantai Pascamemutuskan Lockdown COVID-19.
Terapkan Lockdown Virus Corona, Wali Kota Meksiko Ditembak Mati Geng Kriminal
Obed Duron Gomez (Wali Kota Mahahual,Meksiko). (Mirror)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang wali kota di Meksiko ditembak mati geng kriminal tak lama setelah dia menerapkan aturan lockdown (penguncian) serta memblokir jalan-jalan ke kotanya untuk menghentikan penyebaran virus corona (COVID-19).

Dilansir dari Mirror, Kamis (9/4/2020), Obed Duron Gomez, Wali Kota Mahahual itu dilaporkan ditembak ketika melakukan perjalanan ke komunitas Xcalak, di negara bagian Quintana Roo, Meksiko selatan.

Dia bepergian dengan minibus putih bersama penumpang lain ketika muncul kendaraan lain yang menepi serta memepet mereka untuk selanjutnya melepaskan tembakan. Wali Kota Obed Duron Gomez langsung dilarikan ke klinik kesehatan dan sempat menjalani operasi darurat sebelum dinyatakan meninggal.

Pelaku bersenjata itu berhasil melarikan diri dan penyelidik menemukan 20 magasin peluru yang dihabiskan di tempat kejadian bersama dengan kendaraan yang diduga digunakan dalam serangan tersebut, di dekatnya.

Baca Juga: Wuhan Resmi Cabut Larangan Perjalanan Usai 76 Hari Lockdown

Tidak jelas apakah ada korban cedera lain dalam insiden itu. Media lokal melaporkan sang Wali Kota telah menerima ancaman dari geng-geng penjahat yang mengambil kiriman narkoba dari pantai setelah dia memutuskan untuk memblokir jalan akses Mahahual karena krisis virus corona.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Quintana Roo sedang menyelidiki kasus ini dan belum mengkonfirmasi motif pembunuhan tersebut. Penyelidikan masih berlangsung, namun sejauh ini belum ada penangkapan yang dilakukan.

Media lokal melaporkan penduduk di Xcalak sering mencari nafkah dengan mencari paket kokain yang dilemparkan pesawat pengedar narkoba di pantai Karibia. Pengedar narkoba Kolombia dilaporkan menggunakan pesawat untuk melemparkan narkoba ke laut sebelum diambil oleh kapal, namun terkadang perahu tidak cukup cepat dan narkoba mencapai pantai, di mana penduduk setempat mengambil narkoba tersebut lantas menjualnya.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Meksiko saat ini memiliki hampir 2.785 kasus virus corona, dengan 141 kematian dan 633 sembuh.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0