AS Putuskan Tak Jatuhi Sanksi Untuk Menlu Iran

Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada 24 Juni lalu mengatakan bahwa Zarif akan masuk daftar hitam minggu itu, sikap publik yang tidak biasa karena Amerika Serikat biasanya tidak mempratinjau keputusan seperti itu untuk menjaga targetnya dari memindahkan aset keluar dari yurisdiksi A.S.
AS Putuskan Tak Jatuhi Sanksi Untuk Menlu Iran
Presiden AS Donald Trump (people.com)

Washington , Nusantaratv.com -Amerika Serikat telah memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif untuk saat ini, dua sumber yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan pada hari Kamis, (11/7/19) melansir Reuters. 

 Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada 24 Juni lalu mengatakan bahwa Zarif akan masuk daftar hitam minggu itu, sikap publik yang tidak biasa karena Amerika Serikat biasanya tidak mempratinjau keputusan seperti itu untuk menjaga targetnya dari memindahkan aset keluar dari yurisdiksi A.S. 

Daftar hitam kepala negosiator Iran juga akan menjadi tidak biasa karena itu dapat menghalangi upaya AS untuk menggunakan diplomasi untuk menyelesaikan ketidaksetujuannya dengan Teheran mengenai program nuklir Iran, kegiatan regional, dan pengujian rudal. Sumber tidak memberikan alasan khusus untuk keputusan itu, yang datang setelah dua bulan di mana ketegangan AS-Iran melonjak karena serangan terhadap kapal tanker di Teluk bahwa Amerika Serikat menyalahkan Iran, meskipun ada penolakan, dan Iran menjatuhkan AS. 

Drone yang mendorong persiapan serangan udara pembalasan AS yang dibatalkan beberapa menit sebelum dipukul. 

Dalam tanda seberapa dekat Washington mengambil tindakan, Departemen Keuangan AS secara internal mengedarkan rancangan siaran pers yang mengumumkan sanksi terhadap menteri luar negeri Iran. 

Zarif diperkirakan akan menghadiri pertemuan tingkat menteri di PBB minggu depan mengenai tujuan pembangunan berkelanjutan, yang bertujuan untuk mengatasi masalah termasuk konflik, kelaparan, kesetaraan jender dan perubahan iklim pada tahun 2030.

 Untuk melakukannya, Amerika Serikat harus memberinya visa, pertanda lain Washington menunda sanksi untuk saat ini.

 

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV /Cal) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0