Diteror Virus Korona, China Batalkan Seluruh Festival Perayaan Imlek Tahun Ini

Pihak berwenang China mengonfirmasi, pembatalan itu demi mencegah penyebaran wabah virus Korona yang bersumber dari kota Wuhan, China.
Diteror Virus Korona, China Batalkan Seluruh Festival Perayaan Imlek Tahun Ini
(CNN)

Wuhan, Nusantaratv.com- Menyebarnya virus korona ternyata memberi dampak serius bagi aktivitas warga Tiongkok. Bagaimana tidak, negeri tirai bambu yang merupakan basis perayaan Tahun Baru Imlek di dunia, dilaporkan akan membatalkan seluruh festival perayaan Imlek berskala besar tahun ini.

Pihak berwenang China mengonfirmasi, pembatalan itu demi mencegah penyebaran wabah virus corona yang bersumber dari kota Wuhan, China.

Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing mengatakan kebijakan itu dibuat untuk mencegah penularan virus yang sampai saat ini telah menewaskan 17 orang tersebut.

Baca Juga : Tak Henti Diteror Virus Korona, Kota-kota di China Ditutup

"Untuk melindungi kehidupan dan kesehatan masyarakat, mengurangi kerumunan massa dan memastikan orang-orang dapat melewati Imlek dengan damai dan harmonis, diputuskan untuk membatalkan semua acara berskala besar, termasuk pameran kuil di Beijing pada hari ini," kata Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing dalam sebuah pernyataan, Kamis (23/1/20) seperti dilansir dari CNN.

Perayaan Tahun Baru Imlek seharusnya berlangsung pada 25 Januari hingga 8 Februari mendatang.

Biro Kebudayaan berharap,  warga mendukung keputusan tersebut karena hal ini merupakan bagian dari tindakan pencegahan.

"Kami akan memberi tahu bila ada perubahan kebijakan kemudian. Dan berharap semua warga menikmati Imlek," kata pernyataan itu.

Pemerintah China sebelumnya juga telah memutuskan menutup seluruh akses masuk dan keluar Kota Wuhan.

Mereka menghentikan layanan transportasi darat, perairan serta udara dari dan menuju kota tersebut. Dua kota tak jauh dari Wuhan juga telah ditutup.

Pusat pengendalian penyebaran virus corona di China menyatakan mereka memerintahkan pemerintah Wuhan untuk menutup seluruh pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Mereka juga memerintahkan seluruh warga Wuhan tidak beraktivitas di luar ruang terlebih dulu.

Pemerintah mewajibkan para penduduk mengenakan masker jika terpaksa berada di luar ruang. Akibat penutupan tersebut, proses kualifikasi atlet cabang olahraga tinju untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Wuhan terpaksa dibatalkan.

Wuhan merupakan kota terbesar di kawasan tengah China dan menjadi salah satu titik penghubung transportasi. Sampai saat ini dilaporkan jumlah orang yang terinfeksi virus corona di China mencapai 570 orang.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0